Rabu, 04 Oktober 2017

Kenangan di Meseum Adityawarman bersama "Sahabat"
Dalam sebuah pertemuan pasti ada perpisahan. Namun, perpisahan yang sangat indah adalah ketika kita bergenggam tangan, dan berjanji, "Kita untuk selamanya kawan, walaupun jarak menjauh, waktu memisahkan kita, namun dirimu akan tetap terkenang dalam sanubariku".
Sahabat bagaikan roda yang terus berputar, yang membuat lokomotif itu terus berjalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Aku dan Nafasku Merindukanmu" Tak ada yang bisa mengembalikan semua yang telah hilang. Begitupun dengan masa lalu antara kau da...